Bank Mandiri Taspen untuk Pensiunan yang Lebih Sejahtera

  • Rabu, 28 Agustus 2019 - 15:45:24 WIB
  • Ruhendho
Bank Mandiri Taspen untuk Pensiunan yang Lebih Sejahtera

Monday, January 29, 2018       09:37 WIB

Tiga tahun berjalan, Bank Mandiri Taspen (Mantap) terus berkomitmen dalam menyejahterakan para pensiunan. Terbukti, sepanjang tahun lalu, bank hasil sinergi dua perusahaan pelat merah yakni Bank Mandiri dan PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) itu mengucurkan kredit sebesar Rp10,5 triliun dengan porsi 80 persen ditujukan kepada pensiunan.
Prioritas nasabah pensiunan sebagai anak emas perseroan begitu jelas terlihat. Sebagai perbandingan, pada 2015, kredit mikro dan ritel Bank Mantap masih mendominasi hingga 88 persen. Mulai menurun menjadi 50 persen pada 2016 dan terus tergerus hingga menyisakan 34 persen per April 2017.
Sebagaimana target yang dicanangkan, perusahaan yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali itu memang ingin menjadi The Best Pension Business Bank in Indonesia para 2021.
Tidak hanya memanjakan dengan porsi penyaluran kredit yang lebih besar, Bank Mantap juga menyediakan program CSR bertajuk Tiga Pilar yang ditujukan khusus kepada para pensiunan yakni Mantap Aktif, Mantap Sehat dan Mantap Sejahtera.
"Mantap aktif itu, kami memfasilitasi pertemuan, kami buat kegiatan seperti pengajian, arisan atau hal lain. Tujuannya agar para pensiunan lebih aktif dan bisa terus menjalin silaturahmi dengan yang lainnya," ujar Direktur Utama Bank Mantap Josephus Koernianto Triprakoso di Jakarta, Minggu, 28 Januari 2018.
Adapun, Mantap Sehat ialah sebuah program kesehatan yang diadakan perseroan di seluruh kantor cabang di seluruh Indonesia.
Yang terakhir, Mantap Sejahtera, yang dapat dikatakan program unggulan Bank Mantap. Program itu dibuat untuk meningkatkan produktivitas dan menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para nasabah pensiunan.
Perseroan telah membuat komunitas-komunitas yang dipimpin oleh bapak asuh. Mereka nantinya akan memandu dan membantu para pensiunan.
"Jadi kami punya program CSR yang memberikan pelatihan. Kebutuhan permodalannya kami bantu dengan kredit. Jadi ini kombinasi," ujarnya.
Joseph juga mengatakan pihaknya melakukan sosialisasi berupa pelatihan-pelatihan kepada para calon pensiunan yang telah mendekati masa akhir bakti kerja.
"Kalau pensiunan itu mendekati masa akhir bakti akan ada pelatihan. Di situ kami masuk memberikan pelatihan-pelatihan. Kalau mereka tertarik kami akan tindak lanjuti. Maka dari itu kami gandeng para pengusaha yang bisa menjadi bapak asuh," ujar Josephus.
Dengan program ini, Josephus berharap tidak ada lagi ketakutan bagi para pensiunan untuk memulai berkarya dan bisa mengahasilkan.
Bank Mantap pun terus berupaya untuk merangkul puluhan ribu pensiunan lainnya yang selama ini belum terjangkau. Sesuai target, Joseph mengatakan pihaknya siap melakukan ekspansi dengan membuka 80 kantor jaringan baru di 2018. Saat ini, Bank Mantap memiliki 186 jaringan kantor yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia.
"Kami akan perbanyak titik-titik layanan untuk memudahkan para pensiunan melakukan transaksi. Kemarin juga ada peluncuran Smart Card oleh PT Taspen untuk memudahkan otentikasi peserta dan juga memudahkan kami dalam melakukan monitoring dan reporting terhadap penyelenggaraan pembayaran pensiun. Nanti pensiunan tidak perlu lagi datang ke mitra pembayaran pensiun seperti bank, pos dan lainnya untuk mengurus pencairan dana pensiun," jelasnya.

Sumber : https://www.indopremier.com

  • Rabu, 28 Agustus 2019 - 15:45:24 WIB
  • Ruhendho

Berita Terkait Lainnya

Tidak ada artikel terkait